Skip to main content
Umum

Pulang untuk Merajut Cerita yang Baru: Departemen Ilmu Politik UI Adakan “Homecoming 2025”

By November 20, 2025April 24th, 2026No Comments4 min read

Departemen Ilmu Politik Universitas Indonesia melalui Program Studi Sarjana kembali menghidupkan tradisi “pulang ke rumah” melalui Homecoming Ilmu Politik 2025 yang digelar pada Sabtu (8/11). Setelah lama absen, acara ini mempertemukan kembali alumni Program Sarjana dari angkatan 1962–2021, mahasiswa aktif, dosen, dan tenaga pendidik dalam suasana hangat untuk merayakan kebersamaan sekaligus merefleksikan perjalanan panjang keluarga besar Ilmu Politik UI. Menurut Ketua Panitia, Ikhsan Darmawan, Homecoming berbeda dari reuni alumni biasa karena dirancang sebagai forum di mana seluruh civitas Departemen Ilmu Politik UI dapat berinteraksi kembali dan memperkuat ikatan kolektif yang selama ini masih berjalan secara sporadis.

Homecoming 2025 menghadirkan tiga sesi utama yang dirancang untuk merekam perjalanan keilmuan politik dari masa lalu hingga masa depan. Dimulai dengan “Bring The Politics Back Then”, berlanjut ke “Bring The Politics Back In”, dan ditutup oleh “Bring The Politics Back Beyond”, rangkaian ini menjadi ruang dialog lintas generasi mengenai perkembangan ilmu politik, dinamika kontemporer, serta arah yang ingin dituju Ilmu Politik UI ke depannya.

Sebagian dari alumni menjadi perwakilan untuk menghidupkan Sesi “Bring The Politics Back Then” dengan mata acara “Alumni Sharing”. Pada mata acara tersebut, perwakilan alumni terdiri dari dua bagian, yaitu untuk alumni non-pengajar di Departemen Ilmu Politik UI dan untuk alumni yang saat ini masih menjalani kiprah karirnya di Departemen Ilmu Politik UI sebagai pengajar. Dari alumni non-pengajar diawali dari Mahyudin (Angkatan ’66), Binsar Tobing (Angkatan ’80), dan Molly Prabawati (Angkatan ’91). Mereka bertiga saling menjahit kembali cerita-cerita di masa perkuliahan yang ikut menjadi saksi perjalanan bertumbuh. 

Sementara itu, pengalaman yang lebih dekat dengan generasi hari ini disampaikan oleh jajaran dosen sekaligus alumni: Isbodroini Suyanto, Chusnul Mar’iyah, dan Fadjari Iriani Sophiaan. Mereka menuturkan perjalanan sejak menjadi mahasiswa hingga kini mengajar, termasuk mata kuliah yang diampu serta kesan-kesan yang merangkum pengabdian mereka di UI. Penutupan sesi ini menghadirkan pesan reflektif mengenai nilai yang menjadi akar kehidupan akademik dan kebangsaan—makna dari prinsip “In Politics We Trust”.

Ruang nostalgia semakin hidup dengan hadirnya perwakilan mahasiswa aktif dari angkatan 2022, 2023, dan 2024 dalam sesi Bring The Politics Back In. Mereka menyampaikan kesan dan pengalaman selama menjadi bagian dari Ilmu Politik UI, sembari mengajak para alumni bernostalgia melalui perbandingan kehidupan kampus dulu dan sekarang. Pertanyaan besar yang mengemuka adalah terkait kesinambungan dan pergeseran nilai-nilai antargenerasi. Mahasiswa-mahasiswa tersebut menunjukkan bagaimana identitas dan lingkungan pembelajaran Ilmu Politik UI terus berkembang seiring perubahan zaman, baik melalui diskusi perkuliahan maupun interaksi antar-mahasiswa yang membentuk dasar pembelajaran politik.

Salah satu harapan disampaikan oleh Raka Azkal (Angkatan 2022 sekaligus Ketua HMIP UI), yang menekankan pentingnya kolaborasi berkelanjutan antara mahasiswa aktif dan alumni, baik dalam mempersiapkan kehidupan pascakampus maupun menjaga keberlangsungan HMIP sebagai wadah pembentukan pribadi mahasiswa Ilmu Politik UI yang berkontribusi bagi masyarakat.

Regenerasi figur tidaklah cukup, namun perlu adanya regenerasi nilai, mimpi, dan aksi berarti pada generasi saat ini dan masa yang akan datang. Salah satu harapan disampaikan oleh Raka Azkal (Mahasiswa angkatan 2022 sekaligus sebagai Ketua HMIP UI). Azkal menyampaikan harapannya terkait langkah kolaboratif antara mahasiswa aktif dengan para alumni Ilmu Politik UI dalam mempersiapkan kehidupan pasca kampus dan keberlangsungan HMIP sebagai wadah yang memiliki peran penting dalam membentuk mahasiswa Ilmu Politik UI menjadi pribadi yang tidak hanya siap setelah menyelesaikan masa studi namun juga memiliki kontribusi terhadap pembangunan masyarakat di Indonesia. 

Homecoming 2025 menjadi pijakan bagi penyelenggaraan acara serupa di masa mendatang. Forum ini menjadi ruang lahirnya kolaborasi lintas generasi dan lintas disiplin yang semakin relevan dalam menyiapkan lulusan Ilmu Politik UI sebagai figur yang kompeten dan berdaya guna. Salah satu bentuk kolaborasi yang telah berjalan adalah kuliah tamu alumni yang hadir sebagai praktisi maupun ahli di bidangnya. Melalui kuliah praktisi dan berbagai kegiatan lainnya, tradisi pulang ke rumah tidak hanya menjadi ajang untuk menyapa kembali kenangan masa lalu, tetapi juga kesempatan untuk belajar dari perubahan yang telah dan akan terus terjadi. Homecoming menjadi momentum untuk merangkai cerita baru—kisah yang tidak pernah selesai dan senantiasa bertumbuh bersama perjalanan Ilmu Politik UI.